Thursday, April 4, 2013

Entry Mode


                Entry Mode

                   Dalam dunia manajemen internasional banyak kesempatan yang akan kita peroleh untuk semakin mengembangkan produk kita. Saat sebuah perusahaan ingin masuk ke sebuah negara, ada beberapa cara yang dapat dipertimbangkan untuk masuk dan mendirikan usaha disana yaitu,
1    1. Exporting
Istilah exporting berasalah dari export atau kita menyebut dengan ekspor. Ekspor adalah kegiatan menjual barang atau jasa yang telah dihasilkan oleh perusahaan untuk di jual kepada pembeli di pasar negara lain.
Contoh : PT. Growth Pacific, dengan produk utama yang di jual adalah frozen shrimp / udang beku untuk dipasarkan ke pasar Asia, seperti Hongkong, dll.
2        2. Licensing
Dalam dunia awan kita mengenal licensing / lisensi adalah kegiatan memberikan izin kepada pihak penerima lisensi untuk menggunakan atau memasarkan produk yang telah dilensiskan kepada pasar yang akan kita jangkau.
Contoh : PT. Mattel Indonesia yang mempunyai lisensi untuk menjual dan memproduksi boneka Barbie dan mainan Hot Wheels di Indonesia.
3       3. Franchising
Cara ini mungkin yang paling sering atau banyak kita ketahui bagi orang awan untuk memulai usaha. Franchising / waralaba sendiri adalah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merk dapat memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh perusahaan pemilik merk.
Contoh : PT. Baba Rafi Indonesia dengan produk waralaba Kebab Turki Baba Rafi yang telah tersebar luar hingga ke luar Indonesia.
4        4. Joint Venture
Sebuah cara yang dikenal sebagai perusahaan patungan adalah sebuah kesepakatan yang telah dibentuk dan disetujui oleh 2 pihak atau lebih untuk mengembang sumber daya masing-masing demi mencapai tugas tertentu.
Contoh : PT. ISTW adalah perusahaan gabungan antara Indonesia-Jepang yang memproduksi pipa Galbani dengan kualitas SNI untuk proyek penting PDAM,PLN, dan masyarakat.
5       5. holly Owned Subsidiary
Ini adalah sebuah cara dimana 100% saham dimiliki oleh perusahaan lain atau biasa kita sebut sebagai anak perusahaan dari induk perusahaan melalui proses akuisisi atau spin off.
Contoh : Bugatti Automobiles SAS adalah perusahaan yang dimiliki oleh Volkswagen Perancis sebagai pemilik saham terbesar dengan induk perusahaan Volkswagen Group di Jerman untuk memproduksi mobil dengan merk Buggati.
                           Demikian adalah beberapa cara yang dapat dipertimbangkan untuk dapat mengembangkan produk atau perusahaan ke pasar internasional.

No comments:

Post a Comment