Thursday, March 21, 2013

Strategic and Planning part 1


Planning and Strategic Management
                Pada artikel kemarin kita telah sedikit membahas mengenai Planning and Strategic Management melalui contoh sebuah perusahaan penerbangan di tanah air yang telah menunjukan kesuksesannya dengan perencanaan dan strategi yang tepat untuk masuk pasar penerbangan di Indonesia.
                Setelah dibahas contoh tersebut, kali ini kita akan membahas menegenai Planning and Strategic Management itu sendiri. Planning and Strategic Management sendiri adalah ilmu yang digunakan untuk menyusun, menerapkan rencana yang akan dibuat untuk menggapai tujuan yang telah kita tentukan. Dan dalam manajemen ini dibagi 3 tipe dalam perencanaan yaitu, strategic planning, tactical, dan operation planning. Ketiga ini dilakukan oleh masing-masing level dalam manajemen.
1.     Top Manajemen (strategic planning)
Merupakan tingkat tertinggi dari piramida manajemen, jenis pengambilan keputusan yang dilakukan oleh seorang Top Manajemen  biasanya yang bersifat strategis, dalam arti kata untuk keperluan perencanaan jangka panjang dan penentuan target-target perusahan yang harus dicapai beserta metodenya. Informasi yang dibutuhkan oleh seorang Top Manajemen  biasanya bersumber dari hal-hal yang berada di luar perusahaan (eksternal) yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi jalannya bisnis. Contohnya adalah keadaan pasar (market), kecenderungan ekonomi (trend), gejala-gejala sosial masyarakat, kedatangan para pesaing baru, kebijakan pemerintah, dan lain sebagainya.    Waktu atau intensitas seorang Top manajemen  dalam mengambil keputusan merupakan suatu hal yang sulit diduga  karena sifatnya yang tidak teratur. Paling tidak setahun sekali seorang TM harus mengambil keputusan sehubungan dengan rencana tahunan perusahaan yang diajukan. Keputusan-keputusan lain yang biasanya dilakukan adalah jika perusahaan sedang dalam keadaan “bahaya”, sehingga keputusan mengenai langkah-langkah yang harus diambil sangat mendesak untuk ditentukan. Melihat ke depan merupakan kecenderungan dan tanggung jawab Top Manajemen  sebagai nakhoda yang akan membawa perusahaan kepada visi yang dicanangkan. Sehingga informasi yang tersedia harus relevan dengan keperluan tersebut. Tidak ada batasan-batasan bagi seorang Top Manajemen  dalam melakukan pengambilan keputusan karena yang terpenting adalah penentuan strategi perusahaan yang tepat. Yang terakhir adalah masalah hakekat dari keputusan itu sendiri. Sering terlihat seorang Top Manajemen mengambil keputusan tanpa ada struktur yang jelas, karena seolah-olah keputusan diambil berdasarkan “gut feeling”, perasaan, atau naluri tanpa ada alasan yang jelas. -The A Team
Bersambung ke “Planning and Strategic Management” part 2

Sumber : http://www.blogster.com/

No comments:

Post a Comment